Selasa, 22 Oktober 2013

CARA INSTALASI UBUNTU

Membutuhkan Komputer dengan Spesifikasi Hardware minimal :

  • 1 GHz CPU (x86 processor (Pentium 4 keatas))
  • 1 GiB RAM (system memory)
  • 15 GB of hard-drive space
  • 800 x 600 screen resolution
  • CD/DVD drive atau Flas Disk
  • Akses Internet untuk melakukan update (opsional)
    1. Langkah pertama adalah melakukan pengaturan boot order komputer ke media instalasi yang digunakan, bisa ke CD/DVD Drive atau USB Flashdisk. Jika sudah boot komputer melalui media tersebut, tunggu sampai muncul tampilan seperti gambar dibawah ini :

  • install-ubuntu-11.10-01 

    Pilih opsi Install Ubuntu.
    2. Langkah kedua, ubuntu akan menampilkan routine pemeriksaan sebelum melakukan instalasi. Disini yang perlu dipilih adalah melakukan klik opsi Download updates while installing. Opsi ini mengharuskan kita untuk memilki Koneksi Internet.


    install-ubuntu-11.10-02 

    TIPS : Disarankan menggunakan Koneksi Kabel, bukan wireless. Karena wireles memiliki transfer yang lambat dibandingkan kabel.
    3. Lalu pilihlah tipe instalasi yang diinginkan. Jika hard disk anda masih kosong, dan ingin menggunakan semuanya untuk ubuntu, silahkan pilih Menu Erase disk and install Ubuntu. Tetapi jika anda akan membagi lagi partisi dengan keinginan anda, pilih menu Something else.


    install-ubuntu-11.10-03 

    Kemudian klik tombol Continue.
    4. Pada contoh ini, saya memilih opsi untuk menggunakan semua ruang hard disk diinstall ubuntu. Pilihlah drive yang ingin diinstall.


    install-ubuntu-11.10-04 

    Jika sudah, klik tombol Install Now.
    5. Proses Format dan Persiapan instalasi Ubuntu Dimulai.


    install-ubuntu-11.10-05

    6. Langkah berikutnya, pilih lokasi anda berada. Saya memilih Jakarta sesuai dengan zone waktu tempat tinggal saya. Lalu Klik Continue untuk melanjutkan.

    install-ubuntu-11.10-06

    7. Pilih Layout Keyboard yang digunakan. Jika sudah, klik Continue untuk melanjutkan.

    install-ubuntu-11.10-07

    8. Isi Informasi User beserta password anda. Jika sudah, klik tombol Continue untuk menuju proses berikutnya.

    install-ubuntu-11.10-08

    9. Proses Installasi Ubuntu pun dimulai, tunggu sampai selesai.

    install-ubuntu-11.10-09

    10. Jika sudah selesai, restart ubuntu dengan meng-klik tombol Restart Now.

    install-ubuntu-11.10-10

    11. Komputer akan direstart ulang hingga muncul tampilan Log In User. Masukkan password anda, lalu tekan Tombol Enter.

    install-ubuntu-11.10-11

    12. Proses Instalasi Ubuntu telah selesai.

    install-ubuntu-11.10-12

  • SISTEM OPERASI: LINUX MANDRIVA


    • SEJARAH LINUX MANDRIVA
    Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager. Pertama kali dirilis berbasis Redhat Linux (versi 5.1) dan KDE (versi 1.0) pada Juli 1998.
    Dari awal hingga versi 8.0, Mandrake menamai produk utamanya dengan Linux Mandrake. Sedang versi 8.1 sampai 9.2 dinamai Mandrake Linux.
    Pada bulan Februari 2004, Mandrakesoft kalah dalam suatu kasus di pengadilan terhadap Hearst Corporation, pemilik King Features Syndicate. Hearst menuduh MandrakeSoft melanggar hak cipta karakter King Features bernama ‘Mandrake the Magician’. Sebagai tindakan pencegahan, Mandrakesoft mengganti nama produknya dengan menghilangkan spasi antara merek dan nama produk serta mengubah huruf pertama dari nama produk menjadi huruf kecil, sehingga menjadi satu kata. Mulai dari versi 10.0, Mandrake Linux dikenal sebagai Mandrakelinux, demikian pula logonya.
    Pada bulan April 2005 Mandrakesoft mengakuisisi Conectiva, sebuah perusahaan Brasil yang menghasilkan distribusi linux berbahasa Portugis (Brasil) dan Spanyol di Amerika Latin. Akibat akuisisi ini dan sengketa hukum dengan Hearst Corporation, Mandrakesoft mengumumkan nama perusahaan menjadi Mandriva, dan bahwa Mandriva Linux akan menjadi nama baru bagi produk-produknya.
    • SPESIFIKASI LINUX MANDRIVA
    spesifikasi1
    1. Mandriva Linux 2009 dengan KDE 4
    2. Situs Web : http://www.mandriva.com
    3. Perusahaan/Pengembang : MandrivaM
    4. Keluarga OS : Linux
    5. Rilis Terakhir : Stabil: 2009.0 / 09 Oktober 2008
    6. Manager Paket : urpmi
    7. Tipe Kernel : Monolithic
    8. Antamuka Pengguna : KDE / GNOME
    9. Lisensi : Various
    10. Status : Current
    Spesifikasi minimal yang dibutuhkan agar  dapat nyaman menggunakan Linux Mandriva, yaitu :
    1. Processor: Intel®, AMD atau VIA processor.
    2.  RAM: minimum 512MB, direkomendasikan 1GB .
    3. Hard disk: minimum 2GB, direkomendasikan 6GB.
    4. Graphics card: NVIDIA®, ATITM, Intel®, SiS, Matrox,VIA. 3D untuk desktop dibutuhkan NVIDIA GeForce (≥ 8800), ATITM Radeon 7000 hingga HD 3870, atau Intel® i845 hingga x4500HD.
    5. 3D acceleration.
      1. Sound cards: Semua Sound Blaster, AC97 dan HDA compatible cards. Catatan : Creative Labs X-Fi cards sekarang tidak dapat digunakan.
      2. DVD drive (dibutuhkan).
      3. SATA, IDE, SCSI, SAS: hampir semua controllers didukung pada mode non-RAID, dan beberapa pada mode RAID.
    • BOOTING MANDRIVA LiveCD
    1. Set BIOS first boot pada CD/DVD
    2. Masukkan CD Mandriva One 2008 Spring pada CD/DVD drive.
    3. System akan di-boot dalam live system untuk langsung dapat digunakan uji coba pemakaian linux.
    4. Setelah yakin ingin meng-install Mandriva pada hard drive anda, bisa anda lakukan dengan beberapa langkah mudah.
    • LANGKAH-LANGKAH MEGINSTALL LINUX MANDRIVA
    1.  Masukan DVD Mandriva 2008. Biarkan system komputer memuat berkas pemasangan dan tunggu hingga muncul halaman pemilihan bahasa. Pilih English sebagai bahasa pemasangan karena ini adalah bahasa standar. Kemudian lanjutkan dengan menekan tombol Next.
    2. Picture1 Pilih Accept pada halaman lisensi penggunaan perangkat lunak yang disediakan dan lanjutkan dengan menekan tombol Next.  Picture2
    3. Pilih Install pada halaman ini, jika pemasangan yang dilakukan adalah untuk memperbaiki system Mandriva maka akan ada pilihan Upgrade. Pilih saja Install untuk pemasangan baru. Lalu klik Next. Picture3
    4. Pada halaman penentuan partisi hard disk yang akan digunakan untuk memasang Mandriva, pilih Custom disk partitioning. Lalu klik Next.                                   Picture4
    5. Pilih partisi yang belum teralokasi dan sudah disiapkan sebelumnya. Lanjutkan dengan menekan tombol Next. Picture5
    6. Kemudian pilih Auto allocate untuk membuat partisi di sistem Linux. Ada 3 ruang partisi yang harus disediakan untuk sistem Linux:  Picture6
      • Partisi untuk direktori ROOT yang digunakan untuk menempatkan semua file system dari OS Mandriva Linux.
      • Partisi untuk SWAP yang digunakan untuk penempatan sementara saat berkas sedang dimuat. Partisi SWAP juga berfungsi sebagai tambahan memori (virtual memory).
      • Partisi untuk direktori HOME yang akan digunakan untuk menempatkan semua berkas yang akan digunakan oleh USER BIASA. Termasuk untuk menyimpan dokumen pekerjaan. Dengan menggunakan mode Auto Allocate, sistem Mandriva akan secara otomatis mengatur besaran ketiga partisi tersebut yang disesuaikan dengan spesifikasi perangkat keras. Tekan tombol Done dan dilanjutkan dengan tombol OK untuk memulai proses partisi.
    7. Biarkan proses pembuatan partisi berlangsung hingga selesai. Picture7
    8. Setelah proses partisi selesai, akan muncul pemberitahuan apakah peket-paket instlasi akan di salin ke dalam hard disk. Untuk menyalin paket instlasi ke dalam hard disk, diperlukan ruang untuk partisi root minimal 10 GB. Jika tidak, abaikan saja pilihan Copy whole CD. Klik Next.Picture8
    9. Halaman berikutnya adalah halaman pemberitahuan tentang pemambahan media lain yang akan diikutkan dalam proses pemasangan. Pilih saja None dan klik Next. Picture9
    10. Pada halaman pemilihan paket-paket yang akan dipasang, pilih Custom install. Lanjutkan dengan menekan tombol Next. Picture10
    11. Checklist semua di page Package Group Selection. Lanjutkan dengan menekan tombol Next. Picture11
    12. Karena paket sever juga ikut dipilih untuk dipasang, maka sistem Mandriva akan memberikan pernyataan apakah yakin bahwa paket server juga akan dipasang. Pilih Yes untuk memberikan persetujuan dan lanjutkan dengan menekan tombol Next.Picture12
    13. Ikuti proses pemasangan dengan sabar. Waktu pemasangan sangat tergantung pada kondisiperangkat keras yang ada.Picture13
    14. Bila proses pemasangan selesai, akan sampai pada halaman User managenent. Pada halaman ini diharuskan mengisi informasi pada kolom-kolom yang disediakan. Lalu klik Next. Picture14
    15. Pada halaman bootloader, pilih First sector of drive (MBR). Pilihan ini untuk memastikan jika masih terdapat sistem Windows, maka sistem windows tersebut akan terbaca pada pilihan operating system pada bootloader. Lalu klik Next.Picture15
    16. Berikutnya adalah halaman ringkasan yang berisi semua konfigurasi yang dilakukan oleh sistem Mandriva secara otomatis. Periksalah informasi yang ada, apakah sudah sesuai dengan kondisi perangkat keras yang ada. Bila sudah yakin, lanjutkan dengan menekan tombol Next.Picture16
    17. Pada halaman pembaruan (update), pilih saja No karena pembaruan yang diminta adalah pembaruan yang dilakukan dengan online. Lalu klik Next.                        Picture17
    18. Halaman terakhir adalah halaman yang berisi ucapan selamat bahwa Mandriva 2008 free telah sukses terpasang di komputer. Keluarkan keping DVD dan tekan tombol Reboot untuk mulai menggunakan OS Mandriva 2008.
    • TEST HASIL INSTALASI
    1. Untuk menggunakan sistem Mandriva hasil instalasi, anda harus reboot dan mengambil CD Mandriva dari CD drive.
      Caranya :
      Lakukan Log out dari sesi desktop saat ini dengan meng-klik icon merah di pojok kanan bawah (atau KStart – Log out), lalu pilih Restart Computer pada menu yang ditampilkan.
    2. Reboot                                reboot
    3. Pada tahap ini, ambil CD Mandriva dari CD drive lalu tekan ambil cd
    4. Memulai Mandriva Linux 2008 Spring, Pilih Boot Mandriva Linux 2008 Spring pada menu botloader (atau tunggu saja beberapa saat)mandriva
    5. First Boot (biarkan dan tunggu saja). Selama sesi boot pertama kali, sistem menambahkan online repositories pada konfigurasinya:firstboot
    6. Root Password, Isikan password untuk root dan buatlah sebuah user account (misal : mamaders) dan klik Nextrootpass
    7. Akan ditampilkan wizard “First Time”
    8. wizardJika anda tidak ingin mengisi detilnya, klik declinedecline
    9. Terakhir, klik Finish untuk keluar dari wizardfinish
    10. Login ke Desktop Mandriva, Ketik user account anda dan passwordnya, lalu tekan, Anda tidak diperbolehkan menggunakan user “root” pada sesi GUI.desktop
    11. . Login sebagai user, mamadersmamaders

    Selasa, 01 Oktober 2013

    Pengertian dan Jenis Prosesor Komputer Beserta Gambarnya

     


    Sobat enterkey..processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya.Nah kali ini ane akan memberikan sedikit info tentang Pengertian dan Jenis Processor beserta gambarnya.. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor.Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang processor 1 ukurannya sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :

    * Aritcmatics Logical Unit (ALU)

    * Aritcmatics Logical Unit (ALU) * Control Unit (CU)* Memory Unit (MU)
    Sejarah Perkembangan Mikroprocessor 
    Dimulai dari sini : 
    1971 : 4004 Microprocessor   Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
    1972 : 8008 Microprocessor   Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.
    1974 : 8080 Microprocessor   Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan
    1978 : 8086-8088 Microprocessor   Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.
    1982 : 286 Microprocessor   Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.

    1985 : Intel386™ Microprocessor

    1985 : Intel386™ Microprocessor   Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004
    1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor   Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.
    1993 : Intel® Pentium® Processor   Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
    1995 : Intel® Pentium® Pro Processor   Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
    1997 : Intel® Pentium® II Processor   Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.

    1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor

    1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor   Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
    1999 : Intel® Celeron® Processor   Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.

    1999 : Intel® Pentium® III Processor

    1999 : Intel® Pentium® III Processor   Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
    1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor   Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.

    2000 : Intel® Pentium® 4 Processor

    2000 : Intel® Pentium® 4 Processor   Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
    2001 : Intel® Xeon® Processor   Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
    2001 : Intel® Itanium® Processor   Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).

    2002 : Intel® Itanium® 2 Processor

    2002 : Intel® Itanium® 2 Processor   Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium

    2003 : Intel® Pentium® M Processor

    2003 : Intel® Pentium® M Processor   Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
    2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors   Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
    2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets   7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
    2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz   Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
    2005 : Intel Pentium D 820/830/840   Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
    2006 : Intel Core 2 Quad Q6600   Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
    2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220   
    Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)